Internship PT Pertamina Retail Region V Jawa Tengah & DIY

 

BAB I

PENDAHULUAN

Bab I membahas latar belakang, ruang lingkup, tujuan, manfaat, serta sistematika penulisan Laporan Magang yang dilaksanakan di PT Pertamina Retail Region V Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

1.1 Latar Belakang

PT Pertamina Retail merupakan anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang ritel energi, khususnya penyaluran bahan bakar di SPBU serta pengelolaan dan pemasaran produk Fuel dan Non Fuel Retail. Dalam upaya mewujudkan visinya sebagai perusahaan retail energi nasional kelas dunia, Pertamina Retail terus melakukan transformasi bisnis melalui penguatan jaringan SPBU, pengembangan layanan Bright Store, serta pemanfaatan teknologi RFID pada pelanggan B2B.

Bidang Sales Marketing Fuel dan Non Fuel Retail memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target penjualan perusahaan. Penulis memperoleh kesempatan melaksanakan magang di PT Pertamina Retail Region V pada bidang Sales Marketing, dengan fokus pada administrasi produk Fuel dan Non Fuel Retail serta penjualan RFID secara B2B. Selama pelaksanaan magang, penulis menghadapi kendala berupa kesalahan input master data RFID pada sistem I-Cuzz yang berdampak pada keterlambatan proses aktivasi kartu RFID. Permasalahan ini menjadi pembelajaran penting terkait ketelitian administrasi dan pemahaman prosedur operasional perusahaan.

Pemilihan PT Pertamina Retail sebagai tempat magang didasarkan pada kesesuaian bidang kerja dengan kompetensi pemasaran yang dipelajari selama perkuliahan, serta sebagai sarana memperoleh pengalaman kerja nyata di lingkungan perusahaan.

1.2 Tempat dan Waktu Pelaksanaan

Magang dilaksanakan di PT Pertamina Retail Region V, berlokasi di SPBU COCO 41.502.02 Semarang. Kegiatan magang berlangsung pada 17 Februari 2025 hingga 31 Juli 2025 dengan waktu kerja Senin sampai Jumat pukul 08.00–17.00 WIB.

1.3 Ruang Lingkup Kegiatan

Ruang lingkup kegiatan magang meliputi administrasi produk Fuel Pertamina Retail (kontrak voucher dan RFID), administrasi Non Fuel Retail, serta kegiatan pemasaran produk Fuel kepada pelanggan korporat (B2B).

1.4 Tujuan Magang

Tujuan pelaksanaan magang bagi mahasiswa adalah meningkatkan kompetensi administrasi dan keterampilan pemasaran agar siap memasuki dunia kerja. Bagi perusahaan, magang bertujuan sebagai sarana pengembangan dan penjaringan talenta. Bagi Politeknik Negeri Semarang, magang bertujuan memperkuat kerja sama dengan dunia industri, khususnya dalam bidang administrasi bisnis.

1.5 Manfaat Magang

Manfaat magang bagi mahasiswa adalah peningkatan kompetensi administrasi dan kemampuan pemasaran produk secara profesional. Bagi perusahaan, program magang mendukung kolaborasi dengan pendidikan vokasi. Bagi Politeknik Negeri Semarang, kegiatan magang meningkatkan potensi kerja sama pendidikan dan industri.

1.6 Sistematika Penulisan

Laporan Magang disusun dalam empat bab, yaitu Bab I Pendahuluan, Bab II Profil Perusahaan dan Aktivitas Magang, Bab III Hasil Pelaksanaan Magang, dan Bab IV Penutup yang berisi kesimpulan serta saran.


BAB II

PROFIL PERUSAHAAN DAN AKTIVITAS MAGANG

Bab II memaparkan profil perusahaan tempat pelaksanaan magang serta aktivitas yang dilakukan selama magang di PT Pertamina Retail Region V Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

2.1 Profil Perusahaan

PT Pertamina Retail merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang ritel energi, khususnya pengelolaan dan pengoperasian SPBU serta pengembangan bisnis Fuel dan Non Fuel Retail. Perusahaan ini didirikan pada 17 Juni 1997 dengan nama PT Pertajaya Lubrindo dan pada tahun 2005 berganti nama menjadi PT Pertamina Retail untuk menyesuaikan dengan dinamika pasar ritel energi. Sejak tahun 2006, perusahaan mulai mengelola SPBU secara langsung dan terus berkembang melalui diversifikasi bisnis serta pemanfaatan teknologi.

Dalam perjalanannya, PT Pertamina Retail berkomitmen menjadi perusahaan retail energi nasional kelas dunia yang terpercaya. Visi tersebut didukung oleh misi penyediaan produk dan layanan berbasis teknologi modern, jaringan yang luas dan terintegrasi, pelayanan terbaik kepada pelanggan, serta kontribusi terhadap ketahanan energi nasional. Nilai budaya kerja perusahaan mengacu pada Core Value AKHLAK yang meliputi Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

PT Pertamina Retail Region V Jawa Tengah & DIY berlokasi di SPBU COCO 41.502.02 Semarang dan beroperasi pada hari kerja Senin sampai Jumat. Produk yang dikelola meliputi Fuel Retail seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, Bio Solar, Dexlite, dan Pertamina Dex, serta Non Fuel Retail seperti Bright Store, Bright Café, Bright Olimart, Bright Gas, dan Property Management.

2.2 Aktivitas Magang

Pelaksanaan magang berlangsung pada 17 Februari hingga 31 Juli 2025 di PT Pertamina Retail Region V Jawa Tengah & DIY. Aktivitas magang difokuskan pada bidang Sales Marketing Fuel dan Non Fuel Retail serta kegiatan administrasi pendukung.

Kegiatan utama yang dilakukan meliputi pembuatan dan pengelolaan master data RFID pada sistem I-Cuzz, pembuatan data pelanggan baru, serta koordinasi dengan tim IT untuk proses aktivasi kartu RFID. Selain itu, penulis terlibat dalam kegiatan presentasi pengadaan RFID kepada pelanggan korporat sebagai bagian dari pemasaran produk B2B.

Pada aspek administrasi, penulis melakukan penginputan data voucher SPBU DODO ke sistem VMS Nasional, request voucher ke Stock Management, serta pembuatan database penjualan voucher dan RFID. Kegiatan lainnya mencakup pembaruan database SPBU Region V, rekapitulasi nota transaksi untuk keperluan petty cash, drafting surat administrasi Fuel dan Non Fuel Retail, penyusunan perjanjian kerja sama atau e-contract, serta pembaruan database ATM BSI DODO di seluruh region.

Melalui aktivitas tersebut, penulis memperoleh pemahaman mengenai alur kerja administrasi penjualan, penggunaan sistem informasi perusahaan, serta pentingnya ketelitian dan koordinasi antarbagian dalam mendukung kelancaran operasional dan pelayanan kepada pelanggan.


BAB III

HASIL PELAKSANAAN MAGANG

Bab III menjelaskan hasil pelaksanaan magang yang meliputi pengembangan soft skill, hard skill, kompetensi baru, hasil pekerjaan yang dicapai, serta kendala dan solusi selama magang di PT Pertamina Retail Region V Jawa Tengah & DIY.

3.3 Hasil Pelaksanaan Magang

Selama pelaksanaan magang, penulis memperoleh pengalaman kerja yang berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan personal dan profesional.

3.3.1 Pengembangan Soft Skill

Soft skill yang dikembangkan meliputi rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja dan dinamika organisasi, kedisiplinan terhadap waktu dan peraturan perusahaan, serta peningkatan ketelitian dalam mengelola dokumen dan data administrasi.

3.3.2 Pengembangan Hard Skill

Hard skill yang diperoleh antara lain pemahaman pengoperasian sistem internal perusahaan seperti I-Cuzz, I-Care, VMS Nasional, VMS 2, dan Web Report. Selain itu, penulis mengembangkan kemampuan pengelolaan database pelanggan, penyusunan surat administrasi dan perjanjian kerja sama, serta pengolahan data menggunakan Microsoft Excel untuk keperluan rekapitulasi, monitoring, dan validasi data.

3.3.3 Kompetensi Baru

Kompetensi baru yang diperoleh mencakup kemampuan mengelola data pelanggan RFID, meningkatkan keterampilan pengolahan data administrasi, bekerja secara tim, serta membangun komunikasi bisnis dengan mitra korporat sebagai bagian dari aktivitas pemasaran B2B.

3.3.4 Hasil Pekerjaan

Selama magang, penulis berhasil menyelesaikan berbagai pekerjaan, antara lain pembuatan ratusan kartu RFID, penyusunan kontrak pelanggan RFID, pengelolaan ribuan voucher, perolehan pelanggan korporat baru, penginputan voucher ke sistem pembayaran, penyusunan laporan penagihan, presentasi proposal pengadaan bahan bakar ke instansi dan perusahaan, drafting perjanjian kerja sama Non Fuel Retail, pemetaan ATM perbankan di SPBU Region V, serta penyusunan berita acara terkait pengelolaan aset Non Fuel Retail.

3.4 Kendala Pelaksanaan Magang

Kendala utama yang dihadapi selama magang adalah kesalahan input master data RFID pada sistem I-Cuzz yang berdampak pada keterlambatan proses aktivasi kartu RFID.

3.5 Solusi atas Kendala

Solusi yang diterapkan adalah meningkatkan ketelitian dalam proses input data serta melakukan pengecekan ulang jenis pelanggan dan nomor kontrak sebelum penginputan ke sistem, disertai koordinasi dengan tim terkait.

 

BAB IV

PENUTUP

Bab IV memuat kesimpulan dan rekomendasi berdasarkan hasil pelaksanaan magang.

4.1 Kesimpulan

Pelaksanaan magang di PT Pertamina Retail Region V Jawa Tengah & DIY memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pengelolaan produk Fuel dan Non Fuel Retail, khususnya Voucher dan RFID sebagai instrumen pengendalian pembelian bahan bakar bagi pelanggan korporat. Selain itu, penulis memperoleh pengalaman di bidang administrasi, pemasaran B2B, serta pengelolaan kerja sama Non Fuel Retail. Kegiatan magang ini memberikan pengalaman kerja nyata yang relevan dengan bidang Manajemen Pemasaran dan meningkatkan kesiapan penulis dalam memasuki dunia kerja.

4.2 Rekomendasi

Berdasarkan hasil magang, penulis merekomendasikan perlunya kejelasan informasi persyaratan pendaftaran pelanggan, peningkatan proses pengecekan data master RFID, perencanaan yang lebih terstruktur dalam kegiatan presentasi pengadaan bahan bakar, serta penggunaan formulir standar untuk meminimalkan kesalahan dan kekurangan dokumen administrasi.


DOKUMENTASI









































0 Komentar